Tim KKN Unsoed Bantu Ibu-Ibu KWT Tanam Sayur Kol di Greenhouse Desa Besuki
Tim KKN Unsoed Bantu Ibu-Ibu KWT Tanam Sayur Kol di Greenhouse Desa Besuki
Besuki, 5 Agustus 2024 - Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian di Desa Besuki, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali berkontribusi dengan membantu ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) menanam sayur kol di greenhouse desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan perempuan melalui pertanian.
Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama ibu-ibu KWT memulai kegiatan penanaman dengan penuh semangat. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan teknis tentang cara penanaman yang baik dan benar, termasuk persiapan media tanam, penanaman bibit, dan perawatan awal yang diperlukan untuk memastikan bibit kol dapat tumbuh dengan optimal.
Koordinator lapangan tim KKN, Budi Santoso, menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung ketahanan pangan desa. "Penanaman sayur kol di greenhouse ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi sayuran di Desa Besuki, sekaligus memberikan pengetahuan praktis kepada ibu-ibu KWT tentang teknik pertanian yang efektif," ujar Budi.
Proses penanaman dimulai dengan persiapan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, kompos, dan pupuk organik. Setelah itu, bibit kol ditanam dengan jarak yang sesuai untuk memastikan setiap tanaman mendapatkan ruang yang cukup untuk tumbuh. Mahasiswa KKN juga memberikan tips tentang cara menyiram dan merawat tanaman kol agar terhindar dari hama dan penyakit.
Salah satu anggota KWT, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan dan pengetahuan yang diberikan oleh mahasiswa KKN. "Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Selain mendapatkan ilmu baru, kami juga merasa lebih percaya diri dalam mengelola greenhouse dan menanam sayuran," katanya.
Penanaman sayur kol di greenhouse ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja tim KKN Unsoed yang berfokus pada pengembangan pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Para mahasiswa berkomitmen untuk terus mendampingi ibu-ibu KWT hingga akhir program KKN, demi mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, diharapkan kegiatan ini dapat membawa perubahan positif bagi pertanian di Desa Besuki serta memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah.

Comments
Post a Comment